Awal Ramadhan - Idul Fitri - Idul Adha 1438H/2017M



Penampakan Hilal di awal bulan Kalender Hijriah

Bilamana pergantian hari dan bulan pada Kalender Masehi ditentukan pada pukul 12 malam, maka menentukan pergantian hari dan bulan pada Kalender Hijriah ditentukan kira-kira saat maghrib atau saat matahari tenggelam (sunset). Cara menentukan awal bulan untuk Kalender Hijriah ini (sama untuk semua bulan di Kalender Hijriah, tidak hanya untuk bulan Ramadhan atau Syawal saja). Umumnya menggunakan 2 metode, yaitu :

1.Hisab (perhitungan secara matematis dan astronomis), adalah Ijtimak (konjungsi) telah terjadi sebelum Matahari terbenam maka pada petang hari tersebut dinyatakan sebagai awal bulan (kalender) Hijriyah, tanpa melihat berapapun sudut ketinggia Bulan saat Matahari terbenam.
* Ijtimak adalah peristiwa di mana Bumi dan Bulan berada di posisi bujur langit yang sama (ketika bumi-bulan-matahari berada dalam 1 garis lurus). Ijtimak terjadi setiap 29,531 hari sekali, atau disebut pula satu bulan sinodik

2.Rukyat (melihat Hilal) adalah aktivitas mengamati visibilitas hilal, yakni penampakan bulan sabit yang nampak pertama kali setelah terjadinya ijtimak (konjungsi). Rukyat dapat dilakukan dengan mata telanjang atau dengan alat bantu optik seperti teleskop. Menurut kriteria ini, apabila hilal terlihat, maka pada petang atau maghrib waktu setempat telah memasuki bulan atau kalender baru Hijriyah.


Rukyat secara visible (terlihat) terdapat 3 kemungkinan kondisi:
• Ketinggian hilal kurang dari 0 derajat. Dipastikan “Hilal tidak terlihat” sehingga malam itu belum masuk bulan baru.
• Ketinggian hilal antara 0 sampai 4 derajat. “Hilal kemungkinan terlihat” secara rukyat, malam itu belum tentu masuk awal bulan baru. Dalam kondisi ini rukyat dan hisab kemungkinan mengambil kesimpulan yang berbeda.
• Ketinggian hilal lebih dari 4 derajat.”Hilal dapat terlihat” pada ketinggian ini sudah masuk awal bulan baru
 
Ketinggian dan sudut bulan terhadap matahari
Berdasarkan perhitungan di daerah Garut - Jawa Barat. Analisa Awal Ramadhan, Idul Fitri dan Idul Adha 1438H/2017M adalah sebagai berikut :

Awal Puasa / 1 Ramadhan 1438H/2017M
Ijtimak Akhir Bulan Syaban           : Jum’at, 26 Mei 2017 Pukul 03:20 WIB
Tinggi Hilal Jumat petang               : 7 derajat 19 menit (Hilal Dapat Terlihat)
Tanggal 1 Ramadhan                     : Sabtu, 27 Mei 2017

Idul Fitri / 1 Syawal 1438H/2017M
Ijtimak Akhir Bulan Ramadhan     : Sabtu, 24 Juni 2017 Pukul 10:11 WIB
Tinggi Hilal sabtu petang               : 3 derajat 54 menit (hilal kemungkinan terlihat)
Tanggal 1 Syawal                         : Minggu, 25 Juni 2017 (Hisab/Rukyat) atau Senin, 26 Juni 2017 (Rukyat)

Idul Adha / 10 Dzulhijah 1438H/2017M
Ijtimak Akhir Bulan Dzulkaidah    : Selasa, 22 Agustus 2017 Pukul 01:50 WIB
Tinggi Hilal selasa petang              : 8 derajat 4 menit (Hilal Dapat Terlihat)
Tanggal 1
Dzulhijah                   : Rabu, 23 Agustus 2017
Tanggal 10
Dzulhijah                 : Jumat, 1 September 2017

*Perbandingan untuk perhitungan di daerah Yogyakarta, bisa dilihat disini (Link ke-2)

*Pembahasan atau rangkuman lengkap, lihat disini (Link ke-3), berdasarkan perhitungan/pembahasan tahun sebelumnya


Peta visibilitas (penampakan) bulan
Kesimpulannya, untuk awal Ramadhan 1438H kemungkinan besar sama waktunya antara hisab dan rukyat yaitu pada hari Sabtu, 27 Mei 2017. Sedangkan penetapan awal Syawal 1438H, ada 2 kemungkinan yaitu pada hari Minggu, 25 Juni 2017 (Hisab/Rukyat) atau hari Senin 26 Juni 2017 (Rukyat). Dan Hari Raya Idul Adha 10 Dzulhijah 1438H bertepatan pada hari Jumat, 1 September 2O17, dengan kemungkinan sama antara hisab dan rukyat.

http://khoiriyyah.blogspot.co.id/2009/09/hisab-hijriyah-1438-h.html
http://putrapenanggungan.blogspot.co.id/2017/01/awal-dan-akhir-ramadhan-idul-fitri-dan.html
http://galaksicomputer27.blogspot.co.id/2016/06/awal-ramadhan-dan-idul-fitri-1437h2016m.html
https://tdjamaluddin.wordpress.com/2016/04/18/perhitungan-awal-ramadhan-syawal-dan-dzulhijjah-1437-h-dan-kalender-1438-h/ http://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/islam-nusantara/17/04/06/onyokq396-muhammadiyah-umumkan-awal-ramadhansyawalzulhijah-1438-h

Tidak ada komentar:

Posting Komentar